Digaji Negara Tapi Malas Ngantor, Perangkat Desa Sumberejo Disemprot Camat, Kasun Jajang Mangkir
Para perangkat Desa Sumberejo saat diberikan pembinaan oleh Camat Poncokusumo.
MALANGRAYANEWS | MALANG - Bobroknya kinerja Pemerintah Desa Sumberejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, akhirnya terbongkar. Perangkat desa yang seharusnya melayani masyarakat justru diduga asyik kerja di luar daerah, bahkan sampai ke Bali, tapi tetap santai terima gaji Siltap dari uang negara.
Warga sudah muak. Dusun Dewo, Dusun Aran-Aran, hingga warga Desa Sumberejo ramai-ramai bersuara. Mereka menyebut Kasun Dewo, Modin, dan Kasi Pelayanan jarang ngantor.
Bahkan Ketua BPD Sumberejo, Solikul, tak bisa lagi menutupi. Saat dikonfirmasi, ia blak-blakan membenarkan.
"Memang benar Kasi Pelayanan tidak pernah ngantor, dan informasi juga Modin Sumberejo dan Kasun Dewo," tegas Solikul.
Ironisnya, saat Didik Agus Mulyono, S.P., M.AP selaku Camat Poncokusumo turun tangan melakukan pembinaan pada Selasa (20/10/2026), justru ada perangkat yang berani mangkir. Dari 13 perangkat, hanya 11 yang hadir. Satu meninggal, dan satu lagi tanpa keterangan.
Satu yang mangkir itu adalah Krismanto, Kasun Jajang. Dipanggil pembinaan malah tidak datang, tanpa kabar, tanpa alasan.
Camat pun tak tinggal diam. Dalam pembinaan itu, seluruh perangkat ditekan habis-habisan:
- Wajib jalankan Tupoksi, bukan cuma terima gaji!
- Kehadiran dievaluasi satu per satu.
- Komitmen perbaiki kinerja dan pelayanan, di dalam maupun di luar jam kerja.
- Semua pelayanan kepada masyarakat GRATIS, tanpa pungutan!
- Kades diberi rekomendasi untuk terapkan reward dan punishment.
- Kades diberi waktu hanya 1 bulan untuk menindaklanjuti dan memberi sanksi kepada perangkat yang melanggar.
Kini bola panas ada di tangan Kades Sumberejo. Berani tegas atau ikut-ikutan tutup mata?
Warga sudah memberi peringatan. Jika dalam satu bulan tidak ada perubahan, jangan salahkan rakyat jika kembali bersuara lebih keras.
Editor :Ira Puspita Dewi