Bobroknya Kades Toip! Balai Desa Dibongkar, Tak Mampu Lanjutkan Pembangunan
Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang yang saat ini kondisi pembangunannya mangkrak
MALANG - Pembangunan Kantor Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang mangkrak. Kantor desa yang baru dibongkar pada tahun 2025 atas perintah Kepala Desa M. Toip itu hingga kini tahun 2026 tak kunjung dibangun kembali.
Warga Desa Ngadirejo pun mempertanyakan mangkraknya pembangunan tersebut.
"Kok mangkrak Balai Desane? Wes dibongkar kok gak dibangun-bangun mane?" ujar warga Ngadirejo yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (25/10/2026).
Artinya: Kok mangkrak balai desanya? Sudah dibongkar tapi tidak dibangun-bangun lagi?
Warga menilai pembongkaran kantor desa tanpa kepastian anggaran adalah tindakan ceroboh yang merugikan pelayanan masyarakat.
Fakta mangkraknya pembangunan ini terungkap setelah Kepala Desa Ngadirejo, M. Toip mengakui adanya kesulitan anggaran akibat pemotongan anggaran untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

"Anggaran yang sudah masuk 80 juta anggaran tahun 2025, perencanaan tahun 2024. Rencananya pada tahun 2026 di potong KDMP 500 jutaan. Akan tetapi anggaran yang 2026 tidak turun," ucap Kepala Desa, M. Toip.
Menurut Kades Toip, perencanaan pembangunan balai desa sudah dilakukan sejak tahun 2024, dengan anggaran Rp 80 juta yang masuk pada tahun 2025.
Namun naas, kantor desa yang sudah terlanjur dibongkar pada tahun 2025 tersebut tidak bisa langsung dibangun. Rencananya dilanjutkan pada tahun 2026, namun anggaran tahun 2026 justru tidak turun karena dipotong untuk KDMP.
"Dengan alasan anggaran tidak cukup dan kesulitan anggaran. Dikarenakan anggaran dipotong sekitar 500 juta untuk KDMP," jelas Kades Toip.
Lebih mengejutkan lagi, Kades Toip mengakui pembongkaran itu dilakukan menjelang Pilkades.
"Sebentar lagi juga mau pilihan kepala desa, saya harus nekori mas," lanjutnya.
Akibat pemotongan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk KDMP tersebut, pembangunan Balai Desa Ngadirejo yang sudah terlanjur dibongkar menjadi terbengkalai hingga saat ini.
Meski anggaran tahun 2026 tidak turun, Kades M. Toip memastikan akan tetap melanjutkan pembangunan balai desa tersebut.
"Akan tetapi kami akan tetap melanjutkan pembangunan Baldes ini," pungkas Kades Toip.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan kapan pembangunan Balai Desa Ngadirejo Jabung akan kembali dilanjutkan dan dari mana sumber anggaran pengganti setelah dipotong Rp 500 juta untuk KDMP.
Editor :Ira Puspita Dewi







