DPC AWPI Kabupaten Malang Jalin Silaturahmi Dengan Paguyuban Kades se Kecamatan Ampelgading
Kepala Paguyuban Kades se Kecamatan Ampelgading, Ir. Joni Suhariyanto (kanan), bersama dengan Sugeng Rahayu selaku Kepala Desa Tirtomoyo
MALANGRAYANEWS | MALANG - Kepala Desa se-Kecamatan Ampelgading menggelar pertemuan silaturahmi dengan DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Malang. Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan insan media yang tergabung di AWPI.
Dalam pertemuan tersebut, para Kepala Desa se-Ampelgading menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan kemitraan dengan media.
"Saat ini untuk desa-desa se-Kecamatan Ampelgading alhamdulillah baik-baik dan landai saja. Pentingnya mitra dengan kawan-kawan media di wilayah," ucap Ir. Joni Suhariyanto selaku kepala Paguyuban Kepala Desa, Senin (03/08/2026).

Joni yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Tirtomarto juga menyampaikan apresiasinya.
"Saya sangat berterima kasih dengan adanya silaturahmi kawan-kawan, sebagai fungsi mitra kontrol," ujarnya.
Senada dengan itu, Sugeng selaku Kepala Desa yang tergabung dalam paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Ampelgading turut menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan media terus terjalin.
"Dengan adanya silaturahmi ini sangat-sangat Alhamdulillah. Dengan persahabatan ini, karena jenengan sebagai sosial kontrol sesuai dengan harapan kami untuk memberikan informasi ke kita. Lagi kita selalu bersinergi dan adanya media untuk membangun, terutama di wilayah Ampelgading sini mas," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPC AWPI Kabupaten Malang, Sunarto, S.H menyambut positif pertemuan ini. Ia menegaskan AWPI siap menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyampaikan informasi yang transparan dan membangun untuk masyarakat.
"Kami berharap dengan adanya Silaturahmi ini bisa menjadi langkah awal penguatan komunikasi antara pemerintah desa se Kecamatan Ampelgading dengan media, demi pembangunan yang lebih baik di wilayah Kecamatan Ampelgading, " pungkasnya.
Editor :Ira Puspita Dewi